Kata ( الْكَلِمَة ) dan Kalimat ( الْجُمْلَة )
Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) هَذَا كِـتَابٌ ‘Ini sebuah kitab.’
(2) الكِتَابُ مِنَ اللهِ ‘Kitab itu dari Allah’
(3) الله رَبُّ ا لْعَالَمِيْنَ ‘Allah itu pengatur alam semesta’
(4)خَلَقَ اللهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْض ‘Allah menciptakan langit dan bumi.’
(5) يَهْدِي إلىَ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ ‘Dia menunjuki jalan yang lurus’
(6) قُلْ اَعُوذُ بِرَبِّ النَّـاسِ ‘Katakanlah,”Aku berlindung kepada Tuhan manusia.”
A. الْكَلِمَةُ ( Kata )
Tidak seperti bahasa Indonesia yang mengenal banyak sekali jenis kata (+ 12 jenis kata), bahasa Arab hanya mengelompokkan kata menjadi 3 (tiga) jenis saja, yaitu:
1. اسم isim, yaitu kata benda, atau yang dianggap benda
2. فعل fi’il, yaitu kata kerja
3. حرف harf , yaitu partikel / kata petugas
Bila contoh-contoh di atas diurai berdasarkan jenis-jenis katanya maka akan tergambar seperti pada tabel 1, berikut ini.
Tabel 1: Penguraian kata berdasarkan jenisnya
|
اسم |
فعل |
حرف |
| هذا /كتاب / الكتاب / الله / ربّ / العالمين / السماوات / الأرض / صراط / مستقيم / الناس | خلق / يهدي / قل/ أعوذ | من / إلى / و / بِ |
Untuk memudahkan kita menentukan jenis sebuah kata, kita perlu mengetahui ciri-ciri khusus yang menandakan jenis kata tersebut, yaitu:
1. Ciri-ciri اسم
a. Diawali oleh “ال” , seperti : الكِتـَابُ , الناس , dan lain-lain.
b. Berakhiran “tanwin” atau baris ganda ( ــًـ ــٍـ ــٌـ ), seperti: كـتابٌ , صراطٍ dst.
c. Berbaris akhir “kasrah” ( ــِـ atau ــٍـ ), karena di depannya ada kata petugas, seperti: من الناسِ , إلى صراطٍ , dst. Atau karena kasus lain (akan dijelaskan kemudian).
d. Berakhiran tha’ marbuthah ( ـة / ة ), seperti جَـنَّـةٌ ‘surga’, شَـجَرَة ‘pohon’, dan lain-lain.
2. Ciri-ciri فعل
a. Minimal terdiri dari 3 huruf (kecuali dalam keadaan tertentu, (akan dijelaskan kemudian), seperti خلق , جَعَلَ , قَرَأَ , dan lain-lain.
b. Sering didahului partikel (حرف) seperti: قَدْ , أَنْ , سَ , سَوْفَ , لِ dan lain-lain..
3. Ciri-ciri حرف
a. Bentuknya sangat sederhana, bisa hanya terdiri dari satu huruf seperti بِ , لِ
b. Tidak bisa berdiri sendiri (setelahnya harus diikuti oleh اسم atau حرف ), seperti إلى صراط , مِن الله dan lain-lain.
c. Merubah keadaan kata (اسم atau فعل ) yang mengikutinya, dan hal ini ditandai oleh beruhahnya baris akhir kata tersebut.
contoh:
إلَى صِرَاطٍ, , aslinya صِرَاطٌ
إنَّ الدِّيْنَ , aslinya الدِّيْنُ
أَنْ يَذْهَبَ , aslinya يَذهَبُ , dan lain-lain
Dikutip dari buku “Belajar Bahasa Al-Qur’an Jilid 1” Karangan Fu’ad A. Sa’ad



